Derita Perokok Pasif

Ketika seseorang merokok, ia tidak hanya memberi penyakit kepada dirinya sendiri tetapi ia juga menyebar penyakit pada semua orang yang di sekitarnya. Jika seorang yang merokok disebut dengan perokok aktif, sebaliknya seorang penghirup asap rokok dari orang yang sedang merokok disebut perokok pasif.

Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap.

Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.

Banyak dari gas beracun dalam asap rokok terdapat dalam konsentrasi yang lebih tinggi di asap aliran samping daripada asap aliran utama. Dibandingkan asap aliran utama, asap aliran samping memiliki sekitar dua kali lebih banyak konsentrasi nikotin dan tar, tiga kali jumlah benzo(a)pyrene (agen karsinogenik), lima kali kadar karbonmonosida dan sekitar 50 kali jumlah ammonia lebih tinggi.

Dengan senyawa kimia lain, seperti formaldehida, vinil klorida, dan hidrogen sianida, didapatkanlah suatu campuran gas beracun yang sangat berbahaya.

Perokok pasif tak hanya orang dewasa saja, anak-anak pun dapat menjadi perokok pasig. Kesehatan anak-anak yang menjadi perokok pasif di lingkungan rumah mereka pun terancam bahaya. Efek yang bisa terjadi terhadap kesehatan mereka adalah kemunculan penyakit asma, bronkitis, batuk, gangguan penyakit telinga, gangguan terhadap saraf dan jantung.

Berikut adalah beberapa penyakit yang bisa dialami oleh perokok pasif:

1. Penyakit paru

Paparan asap rokok menganggu sistem pernafasan terutama pada mereka yang menderita asma dan penyakit paru menahun (COPD).

2. Penyakit jantung.

Paparan asap rokok merusak pembuluh darah dan menganggu sirkulasi darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung.

3. Kanker

Asap rokok telah terkenal menjadi faktor risiko utama kanker paru. Benzena yang terdapat pada asap rokok juga dapat meningkatkan risiko kanker darah atau leukemia.

Bila yang menjadi perokok pasif adalah anak-anak maka dia akan berisiko mengalami:

1. Berat badan kelahiran yang rendah.

Paparan asap rokok selama kehamilan akan menyebabkan ibu hamil melahirkan anak dengan berat badan yang rendah.

2. Sindrom kematian bayi mendadak (SIDS)

Anak anak yang menjadi perokok pasif akan meningkatkan risiko mengalami SIDS.
Asma. Merokok pasif akan meningkatkan risiko dan keparahan asma pada anak anak.

3. Infeksi

Anak anak yang hidup bersama perokok lebih mudah menderita infeksi terutama pada saluran nafas seperti bronkhitis, radang paru paru dan infeksi pada telinga.

Stop merokok dari sekarang! Sayangi diri anda, keluarga, dan lingkungan🙂

Sumber:
http://id.wikipedia.org/

http://readersdigest.co.id/

http://www.blogdokter.net/

http://herbaten.com/ (Toko Herbal Berkualitas Harga Murah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s